Ilustrasi
sekedarberbagi.info, Ottawa - Seorang remaja asal Kanada ditangkap karena hendak terbang ke Suriah. Remaja laki-laki berusia 17 tahun ini dicurigai berniat bergabung dengan militan ISIS di Suriah.
"(Penangkapan ini) Bukti bahwa ancaman terorisme ini nyata," ucap Jean-Christophe de Le Rue, selaku juru bicara Menteri Keamanan Publik Steven Blaney kepada AFP, Sabtu (21/3/2015).
Remaja yang tidak disebut namanya ini, ditangkap kepolisian Kanada (RCMP) pada Kamis (19/3) waktu setempat, di kota Beaumont, sebelah selatan Edmonton, Alberta, Kanada bagian barat.
"Kami mengucapkan selamat kepada kepolisian dan agen keamanan nasional kita atas kerja keras mereka dalam kasus ini," tutur Blaney.
Remaja ini dijerat dua dakwaan terkait terorisme oleh otoritas Kanada. Dia akan tetap dalam penahanan polisi hingga persidangan perdananya digelar pada 9 April mendatang.
Dalam 2 tahun terakhir, sedikitnya 6 warga Kanada yang dilaporkan tewas dalam pertempuran bersama militan di Suriah dan Irak. Pemerintah federal Kanada mengajukan undang-undang terorisme yang lebih ketat demi mencegah hal tersebut.
Pengetatan undang-undang terorisme ini dilakukan setelah serangkaian serangan teror yang melanda Kanada dalam beberapa bulan terakhir. Salah satunya serangan pria bersenjata di gedung parlemen yang menewaskan penjaga keamanan.
Blaney menambahkan, penangkapan remaja ini menjadi salah satu bukti bahwa parlemen Kanada harus mengadopsi UU Terorisme tahun 2015. "Untuk melindungi warga Kanada dengan lebih baik, dalam melawan teroris," tuturnya.(Detik)
