sekedarberbagi.info,Singapore - Nama blogger muda, Amos Yee
kini tengah ramai diperbicangkan. Setelah aksinya yang dianggap
menghina 'Bapak Bangsa Singapura' Lee Kuan Yew melalui sebuah video.
"Lee Kuan Yew is a horrible person," sebut Yee dalam postingan videonya seperti dikutip dari Independet.co.uk.
Pengadilan Singapura pun akhirnya mendakwa si pemuda pada Selasa 31 Maret waktu setempat atas beberapa kasus.
"Karena ia mengupload materi secara online dengan maksud untuk menyakiti
perasaan orang lain, dan membuat komentar ofensif pada mantan Perdana
Menteri Singapura Lee Kuan Yew," demikian diberitakan Asia One yang dikutip Rabu (1/4/2015).
Media lokal memberitakan, pemuda bernama lengkap Amos Yee Sang Pang yang
ditangkap pada hari Minggu 29 Maret, menghadapi tiga tuduhan
berdasarkan undang-undang hukum pidana dan Protection for Harassment
Act atau UU perlindungan dari tindakan pelecehan.
Dilaporkan The Straits Times, Yee juga disebutkan telah
telah mengunggah gambar yang menunjukkan penghinaan terhadap almarhum
Lee dan Margaret Thatcher -- mantan perdana menteri Inggris.
Dakwaan ketiga Yee terkait pembuatan video klip memuat penghinaan
secara online, yang berisi komentar negatif tentang Lee Kuan Yew. Di
mana membuat orang yang mendengar dan melihatnya merasa ikut terpukul.
Yee mulai diburu polisi sejak video kontroversial berjudul ‘Lee Kuan Yew is Finally Dead!’ itu beredar di YouTube pada tanggal 27 Maret 2015. Rekaman tersebut telah dilihat lebih dari 600 ribu kali sebelum dihapus.
Tindakannya telah dikecam, bahkan ada 21 laporan polisi yang diajukan terhadap remaja berusia 16 tahun itu.
Kendati demikian, Yee juga mendapatkan pembelaan. Sekelompok orang menandatangi petisi agar pihak berwenang melepaskannya.
Dalam pengadilan yang digelar Selasa 31 Maret kemarin, ayah Yee
menyatakan permintaan maafnya kepada Perdana Menteri Singapura saat ini,
Lee Hsien Loong. Terancam membayar uang jaminan $ 20 ribu atau sekitar
Rp 190 juta, Lee kabarnya berniat mengajukan banding. (Liputan6)
