sekedarberbagi.info,Jakarta - Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB)
Bank Mutiara menyetujui adanya perubahan nama perseroan dari PT Bank
Mutiara Tbk menjadi PT Bank J Trust Indonesia Tbk. Direktur Bank
Mutiara, Ahmad Fajar mengungkapkan, pergantian nama tersebut
merepresentasikan kepemilikan mayoritas saham perusahaan asal negeri
sakura Jepang yaitu J Trust Co. Ltd di perseroan.
Selain itu, kata Fajar, perubahan nama
diharapkan dapat mempercepat pembangunan kultur korporasi yang sama
dengan J Trust Group. Pergantian nama tersebut, lanjut Fajar, sebagai
bentuk transformasi awal dari perseroan menjadi bank terpercaya yang
merupakan bagian dari kelompok usaha pemegang saham mayoritas
berjaringan global.
"Perubahan nama akan efektif setelah
mendapat persetujuan Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (HAM) dan
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) selaku regulator," kata Fajar, Senin
(30/3/2015).
Perseroan berharap izin pergantian nama
akan keluar dalam jangka waktu tiga bulan ke depan. Sehingga, pada Juni
mendatang, perseroan akan bisa menggunakan nama baru yaitu PT Bank J
Trust Indonesia Tbk. "Kami berharap izin pergantian nama sudah bisa
diperoleh pada awal Juni. Kami sedang menunggu nama dan logo baru
perusahaan," ucapnya.
Fajar bilang, salah satu alasan pergantian
nama ini adalah juga J Trust Co. Ltd sebagai induk usaha ingin
menyeragamkan merek di seluruh perusahaan yang tersebar di Asia. Dengan
pergantian nama ini juga diharapkan, Bank Mutiara akan mampu bekerja
secara lebih profesional lagi lantaran menyandang nama besar J Trust.
"Dengan pergantian nama ini kami harus
mampu membuat perseroan menjadi bank multinasional dan lebih siap
dibanding sebelumnya," jelas Fajar.
Secara internal, perseroan pun mulai
mensosialisasikan pergantian nama ini kepada seluruh sumber daya manusia
(SDM) Bank Mutiara saat ini. Menurut Fajar, setidaknya dibutuhkan waktu
selama tiga sampai dengan enam bulan untuk menanamkan adanya re-branding dari Bank Mutiara menjadi Bank J Trust Indonesia.
"Secara internal akan butuh waktu selama tiga
sampai enam bulan untuk transisi. Dengan pergantian nama ini, karena
bank ini hampir keseluruhannya dimiliki asing, kami harap bisa bekerja
secara lebih profesional. Jaringan kami pun sudah multinasional, jadi
harus lebih baik dibanding sebelumnya," ujar Fajar.(Kompas)
