sekedarberbagi.info, Bandung - Yandi Sofyan tetap memegang teguh kesetiaannya untuk membela skuat
Pangeran Biru, meski kini nasib Liga Indonesia masih terombang ambing
pasca-perseteruan PSSI dan Menpora.
Pemain berusia 23 tahun tersebut pernah membela Brisbane Roar Youth
di Negeri Kangguru setelah sebelumnya menimba ilmu di klub Belgia, Vise
dan Arema Cronus pada musim 2013, terlebih ia dipercaya untuk memperkuat
timnas U-23 pada Sea Games 2014.
Kantongi segudang pengalaman internasional, bagi pemain kelahiran
Garut tersebut mengakui tidak ada alasan baginya untuk pergi
meninggalkan tanah airnya kembali.
"Belum kepikiran sih, soalnya tujuan dari Brisbane kesini juga pengen
dekat dengan keluarga, soalnya pengennya di Persib cuman ya amit-amit
lah kalau sampai vakum (Liga Indonesia) ingin seperti biasanya lagi,"
ujarnya di Mes Persib pada Rabu (22/4).
Baru bergabung musim ini, penampilan Yandi cukup gemilang bersama
Persib, ia mencetak gol perdananya ke gawang New Radiant, gol tersebut
menjadi gol pertamanya di kancah Asia bersama Skuat Pangeran Biru.
Kehadiran pemilik nomor punggung 99 tersebut memperketat persaingan
perebutan posisi lini depan Maung Bandung. Sebelumnya posisi striker
diisi Tantan dan Rudiyana, belum lagi kedatangan striker asing Illija
Spasojevic kian meruncingkan kompetisi.
Adik dari pesepak bola, Zaenal Arif tersebut berharap agar tetap
berada di Persib seraya mendoakan supaya kisruh dapat segera berakhir.
"Cuman kalau misal kedepannya kan gak ada yang tahu kedepannya seperti
apa, cuman ya untuk saat ini mah pengen di Persib aja, pengen ke netral
aja pengen normal lagi," ujarnya.(Tribun)
